PENENTUAN GOLONGAN DARAH

Image

Golongan darah adalah ciri khusus setiap individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merahnya.

Penggolongan darah yang dikenal saat ini adalah penggolongan ABO dan Rhesus (faktor Rh)

Penentuan golongan darah ditentukan berdasar ANTIGEN dan ANTIBODI yang terkandung dalam darahnya, sbb:

  • Golongan darah A memiliki membran sel darah merah dengan antigen A di permukaan selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam plasma darahnya. sehingga, orang dengan golongan darah A-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan yang bergolongan darah A-negatif atau O-negatif.
  • Golongan darah B memiliki membran sel darah merah dengan antigen B di permukaan selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam plasma darahnya. sehingga, orang dengan golongan darah B-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan yang bergolongan darah B-negatif atau O-negatif
  • Golongan darah AB memiliki membran sel darah merah dengan antigen A dan B, tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. sehingga, orang dengan golongan darah AB-positif dapat menerima darah dari orang bergolongan darah ABO apapun disebut resipien universal, namun AB-positif tidak dapat mendonorkan darah kecuali pada sesama AB-possitif
  • Golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B. Sehingga, orang dengan golongan darah O-negatif dapat mendonorkan darahnya kepada orang dengan golongan darah ABO apapun disebut donor universal, namun hanya dapat menerima darah dari O-negatif saja.

Alat dan bahan:

  1. Jarum
  2. Kaca obyek 2 buah
  3. Kapas
  4. Pengaduk berupa tusuk gigi
  5. Pipet
  6. Serum anti A
  7. Serum anti B
  8. alkohol 70%

Cara Kerja:

i. Bersihkan ujung jari dengan kapas yang sudah dibasahi alkohol 70%

ii. Sterilkan jarum dengan alkohol 70%, kemudian tusukkan ke ujung jari tengah

iii. Pijit ujung jari agar darah mudah keluar

iv. Teteskan pada kaca obyek A dan B

v. Beri setetes serum anti A dan anti B di kaca B

vi. Campur tetesan darah yang telah diberi serum dan amati hasilnya

vii. Cara Penentuannya:

  • jika darah di A menggumpal dan di B tidak menggumpal, maka golongan darahnya A
  • jika darah di A tidak menggumpal tetapi di B menggumpal, maka golongan darahnya B
  • jika di A dan B menggumpal, maka golongan darahnya AB
  • jika di A dan B tidak menggumpal (tidak menggumpal dikedua2nya), maka golongan darahnya O

Fungsi dari penentuan golongan darah:

a. Untuk melakukan transfusi darah yang sesuai dengan golongan darahnya

b. Untuk penelusuran genetika

c. Untuk mengetahui pola psikologi seseorang

Melakukan transfusi darah yang tidak sesuai golongan darahnya, maka akan menyebabkan reaksi transfusi imunologis: anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian.

 

Pustaka:

– Hemoglobin.html

– Penentuan-kadar-hemoglobin.html

– Praktikum-penentuan-golongan darah.html

– Golongan_darah.htm

 

One thought on “PENENTUAN GOLONGAN DARAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s