PERKEMBANGAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN BANTUL

Image

HARBIYANI UYUN MA’RUFFAH

120130

II D

 

™Latar Belakang

  Bantul merupakan satu kabupaten besar yang berada di Provinsi Yogyakarta. Dengan luas wilayah mencapai  506,9km² dan merupakan 15,91% dari seluruh luas wilayah Propinsi DIY. Kabupaten Bantul terletak di bagian Selatan Wilayah Propinsi DIY, yaitu antara 07º44’04”– 08º00’27”LS dan 110º12’34”– 110º31’08”BT.

 

Dengan daerah yang luas tersebut maka banyak sekali keanekaragaman. Potensi daerah, kelemahan daerah, peluang hingga tantangan daerah pun bermacam-macam, sampai penyakit yang timbul hingga kematian ibu dan bayi di daerah Kabupaten Bantul juga tak kalah banyaknya yang disebabkan oleh berbagai sebab. Visi pembangunan kesehatan di Kabupaten Bantul adalah “Masyarakat Sehat yang Mandiri”. Dalam  rangka mewujudkan  visi tersebut, seluruh upaya  kesehatan yang dilakukan  oleh  sektor kesehatan,  non kesehatan,  swasta dan peran serta masyarakat  dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

Dengan visi tersebut maka dapat dilihat dengan   gambaran  situasi  Derajat Kesehatan Masyarakat (angka kematian, status gizi, angka kesakitan), Upaya Kesehatan (pelayanan kesehatan, akses dan mutu pelayanan kesehatan, perilaku hidup masyarakat, keadaan lingkungan), Sumber Daya Kesehatan (sarana kesehatan, tenaga kesehatan, pembiayaan kesehatan) di Kabupaten Bantul. Informasi ini dapat di lihat melalui internet pada halaman Profile Kesehatan Kabupaten Bantul.

™Rumusan Masalah
1.Potensi apa sajakah yang terdapat di Kabupaten Bantul?
2.Masalah apa sajakah yang terdapat di Kabupaten bantul?
3.Peluang hingga tantangan apa saja yang terjadi di Kabupaten Bantul?
 
™POTENSI DAERAH
•Mata pencaharian

Di daerah pedesaan: petani, peladang perkebunan, buruh bangunan-pabrik, penambang pasir

Di daerah dekat pantai: nelayan, pedagang ikan, mengusaha rumah makan (dengan berbagai macam seafood)

•Banyak rumah sakit swasta dan satu rumah sakit      daerah besar yang mempunyai pelayanan kesehatan yang cukup lengkap. Contoh: RSUD Panembahan Senopati Bantul, PKU Muhammadiyah Bantul, Rahma Husada, Rajawali Citra, Patmasuri, Nur Hidayah, Permata Husada, dll.
•Kerajinan, contoh: kerajinan kulit di Manding, kerajinan pembuatan wayang di Pocung Imogiri, kerajinan keramik di Kasongan, pembuatan kerajinan batik di Imogiri dan Pandak, dll.
•Pabrik, contoh: pabrik tahu-tempe Jalan Imogiri Barat Km 6 Ngoto, pabrik gula madukismo di Desa Padokan (Tirtonirmolo, Kasihan) dan di Kedaton Pleret, pabrik rokok, pabrik sepatu, pabrik wik, pabrik sarung tangan di Pleret, PT Busana Rejeki Agung di Jl. Pemuda Gandekan, Samitek di Jl. Krapyak Sewon
•Usaha-usaha kecil di pedesaan: pembuatan peyek-kripik, bakpia, geplak, dll.
•Pendidikan : sebagian besar daerah Bantul sudah tidak tertinggal lagi, listrik sudah tercapai dan pendidikan pun sudah banyak berdiri negeri maupun swasta. PAUD hingga SMA/SMK/Sekolah Kesehatan pun ada, bahkan Perguruan Tinggi pun juga ada.
•Banyak terdapat tempat-tempat pariwisata: Goa Cermai, Goa Selarong, Makam Raja-raja, Pantai Parang Tritis, Pantai Depok, Pantai Kwaru, Pantai Goa Cemara, kebun buahdll.
 
™Masalah Daerah
•Penambangan pasir: menyebabkan kali(sungai) semakin dalam yang dapat menyebabkan longsor daerah sekitarnya
•Pabrik gula, pabrik tahu-tempe: pencemaran lingkungan daerah sekitar hingga udara karena limbahnya.
•Pemerintahan: dengan adanya Otonomi Daerah, Bantul termasuk kabupaten yang boros, karena 70% anggaran hanya untuk gaji pegawai, dan hanya 30% untuk pembangunan.
•Pembangunan Kesehatan yang kurang: DB karena jentik nyamuk yang disebabkan kurang pembersihan bak air dan daerah sekitar karena sibuknya, sebagian besar menjadi perokok pasif karena banyak perokok aktif di daerah sekitar.
•Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan walaupun sudah banyak didirikan layanan pendidikan
•Kematian ibu atau bayi yang masih cukup tinggi, karena ternyata masih banyak yang tidak mengerti akan dasar-dasar kesehatan dan upaya pencegahan serta kurang informasi
•Tenakes: tidak profesional
•Kekurangan tenaga kesehatan
 
™PELUANG
•Tersedianya SDA dan SDM yang melimpah
•Tersedia dan terjangkaunya berbagai pengobatan
•Banyak tempat-tempat pariwisata
•Promosi kesehatan
 
™TANTANGAN
™
•Dengan letak yang strategis dan mata pencaharian yang merugikan menyebabkan berkurangnya lahan pertanian
•Menghadapi pemikiran orang tua/ibu hamil akan pentingnya kesehatan dan pendidikan:
  1. Penyebab kematian  ibu : Pre Eklampsia Berat (PEB) , pendarahan , dan  emboli air ketuban , dan penyebab tidak langsung seperti DM, gangguan jiwa, stroke, kelainan jantung, dan lain-lain.
  2. Penyakit lain yang diderita masyarakat: influensa, penyakit saluran nafas (diantaranya Pneumonia), TBC ,diare, hipertensi, diabetes mellitus, penyakit menular seksual

PEMBAHASAN

™Dengan keanekaragaman yang terdapat di Kabupaten Bantul dari mata pencaharian, pendidikan, usaha yang didirikan, lapangan pekerjaan, sumber daya yang memadai, tenaga kesehatan, rumah sakit yang cukup dan terjangkau ini diharapkan angka sehat penduduk dan kecukupan hidup masyarakat meningkat. Tetapi di lapangan ternyata masih saja berbagai penyakit timbul.
 
™Kesimpulan

Dari uraian tersebut, maka dapat dikatakan bahwa Kabupaten Bantul mempunyai banyak potensi dalam sisi positifnya. Tetapi pada segi negatif status kesehatan masyarakatnya masih kurang karena terbukti masih banyak penyakit yang menyebabkan kematian ibu dan penyakit-penyakit pada masyarakat yang timbul.

™Saran

Karena masih rendahnya pendidikan dan informasi tentang penyakit maka diharapkan masyarakat untuk lebih menggali dan mencari informasi untuk mencegah dan menurunkan angka kesakitan masyarakatnya.

TERIMAKASIH🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s